Mengapa mengalami kegagalan ketika terjun sebagai pemasar afiliasi ? Sejatinya kegagalan tidak perlu dijelaskan kepada orang lain , namun mengetahui penyebab kegagalan yang diderita oleh sebagian besar orang dalam menjalankan afiliasi akan memberikan hikmah besar yang mendukung keberhasilan anda, setidaknya anda bisa mengerjakan lebih baik dibandingkan orang lain. Untuk mengetahui kegagalan tersebut , berikut merupakan penyebab yang akhirnya berujung pada kegagalan :

1. Salah dalam memilih produk yang hendak dipasarkan. Sebagian pemasar afiliasi kadang tergiur oleh besarnya komisi yang diberikan karena terdorong oleh keinginan mendapatkan uang dalam waktu singkat. Tetapi mereka lupa bahwa produk tersebut kurang sesuai dengan minatnya, bahkan secara pribadi mereka sendiri tak tertarik dengan produk / jasa yang ditawarkan. Akibatnya , para pemasar akan menghadapi kesulitan dalam merancang strategi sampai kemudian mengalami kebosanan untuk menawarkan kepada orang lain.

Padahal saat seorang pemasar menghentikan langkahnya maka impian untuk memperoleh komisi besar tak akan pernah tercapai.  Untuk memperkecil tingkat kegagalan dalam menjalankan usaha afiliasi maka pilih produk yang bisa membangkitkan rasa cinta dari dalam hati anda, pilih yang sekiranya anda yakin bisa menjual produk tersebut meskipun orang lain tak pernah percaya akan pendirian yang anda miliki. – www.afiliasi.id

2. Kurang realistis. Orang yang gagal menjalankan afiliasi umumnya menetapkan target yang sangat tinggi dalam waktu yang sesingkat singkatnya. Sementara target dan pencapaian apapun akan selalu tunduk pada hukum kerja keras, hukum komitmen kuat dan aturan etika kerja yang tangguh. Siapapun punya kebebasan menciptakan target setinggi mungkin , namun mereka harus siap dengan resiko untuk bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas dan siap mendidik diri sendiri dengan etika kerja yang konsisten.

Sebab afiliasi bukan satu bentuk usaha ongkang ongkang kaki, diperlukan pribadi yang siap menghadapi tantangan , yang tidak mudah menyerah ketika ketidakberesan mulai datang sebagai perintang. Meski anda bebas menetapkan target penghasilan, namun tetap ciptakan target yang realistis, yang membuat anda selalu bersemangat untuk menjalankan afiliasi sampai sukses, anda bertanggung jawab sepenuhnya untuk semua target yang dikehendaki di dalam hidup ini  – www.afiliasi.id

3. Mudah berpindah pindah karena tergiur oleh tawaran komisi yang besar. Apa yang akan terjadi ketika anda berulang kali memindahkan tempat usaha , sementara usaha yang anda jalankan belum menghasilkan apapun ? Hari ini mendirikan usaha di kota semarang, seminggu kemudian pindah ke pekanbaru , lalu setelah mendapatkan kabar bahwa di bandung lebih prospektif maka dua minggu kemudian anda pindahkan usaha tersebut ke kota bandung ?

Tentu jika seorang pemasar afiliasi berbuat seperti orang yang selalu memindahkan usahanya maka itu sama saja orang yang tak pernah siap dengan resiko atas tujuan yang sudah ditetapkannya sendiri . Ia tak yakin dengan bentuk afiliasi yang jadi pilihannya dan selalu menimbang kemungkinan program afiliasi lain yang bisa memberikan komisi lebih besar sampai terbawa oleh angan angan indahnya sendiri.

Angan angan hampir selalu menipu ketika tidak disertai dengan tindakan nyata dan semua angan angan yang tidak diperjuangkan melalui kerja keras hampir selalu mendatangkan kegagalan yang lebih mengecwakan. Jangan mudah tergiur dengan usaha afiliasi baru ketika anda merasa belum sanggup untuk terjun dalam bidang tersebut.Afiliasi baru bisa dijadikan bahan pertimbangan dan pastikan anda sudah memilih satu usaha afiliasi yang memberikan komisi berulang  –

4. Tidak mau belajar. Keengganan  untuk belajar merupakan titik awal kegagalan tak peduli apapun jenis usaha yang dijalankan oleh manusia . Pemasar afiliasi yang sukses selalu membuka diri dengan  pengetahuan baru yang berguna , bukan hanya membaca atau mempertimbangkan , namun mereka belajar sambil praktek secara konsisten , semakin tinggi minat anda untuk belajar maka peluang demi peluang akan berdatangan. Pastikan anda belajar dengan praktek atau praktek sambil belajar agar target bisa diwujudkan.

5. Kegagalan afiliasi karena mengabaikan hal hal kecil. Bukan rahasia lagi , orang akan mudah mengabaikan hal hal kecil yang dipandang remeh, mereka memandang bahwa perkara kecil tak perlu dipikirkan sampai kemudian perkara itu berubah menjadi penghalang yang sulit dilenyapkan atau membutuhkan waktu bertahun tahun untuk mengatasinya. Contoh perkara kecil yang dimaksud adalah malas melakukan promosi , tidak mau belajar kepada yang lebih ahli dan anti terhadap nasehat baik. Silahkan anda buat daftar hal hal kecil yang mungkin saja sudah dilupakan dalam hidup dengan kejujuran hati.

6. Mengabaikan etika dan menabrak norma kebenaran. Demi mencapai keberhasilan dalam menjalan afiliasi , sebagian pemasar sengaja menabrak aturan aturan dan etika yang ada di masyarakat. Apapun akan dilakukan , tak peduli apakah tindakannya mendatangkan kerugian pada orang lain atau tidak. Akibatnya , anda akan kesulitan dalam mencapai target , tak akan ada orang yang bisa memberikan kepercayaan kepada siapapun jika mereka tak mengindahkan hak hak sesamanya. Kuncinya tetap jalankan dan posisikan diri anda sebagai pemasar yang menjunjung tinggi etika agar tak ada satupun orang terganggu hak hak pribadinya.

7. Langsung berhenti ketika mengalami kegagalan pertamanya. Sebagian pemasar afiliasi pemula akan langsung menghentikan upayanya ketika target tak tercapai, beberapa tindakan yang telah dikerjakan tak pernah dievaluasi , pokoknya kalau tak sesuai target maka akan langsung berhenti , tak ada alasan apapun untuk menerusakan usahanya dengan strategi yang berbeda. Sejatinya sikap seperti itu tak akan merugikan siapapun , namun kami yakin anda pasti tahu siapa yang akan mengalami kerugian.

Oleh karena itu jangan pernah menempatkan kegagalan pertama sebagai penghenti langkah, semua afiliasi sukses pernah merasakan pahitnya kegagalan , bahkan mungkin lebih pahit dibandingkan dengan kegagalan yang anda derita. Diperlukan keteguhan hati , semangat yang lebih baik untuk menempa diri supaya anda bisa selalu bangkit saat hampir terjatuh ke jebakan kegagalan. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas silaturahmi anda ke  www.afiliasi.id

7 Penyebab kegagalan dalam menjalankan afiliasi

Navigasi pos